SMP Negeri 6 Kota Kupang, Mempersiapkan Guru Untuk Menghadapi Masa Pandemi

Berita-Cendana.com - Kupang,- SMP Negeri 6 Kota Kupang melaksanakan In House Traning IHT) untuk mempersiapkan kemampuan kompetensi guru dalam menghadapi pada masa pandemi saat ini.

Persiapan pelaksanaan pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) melalui kegiatan IHT ini kita tingkatkan kompotensi guru dan mengkreasikan pembelajaran jarak jauh (PJJ) Selama pandemi covid-19.

Hal ini dilaksanakan pada hari Selasa, 14/07/2020 di Aula SMP Negeri 6 Kota Kupang.

Sambutan Kepala Sekolah SMP Negeri
6 Kota Kupang, Ariyandi Benigerius Mauko S.Pd., M. Hum, mengatakan bahwa, semua guru siap mengajarkan siswanya dengan baik. Satuan pendidikan SMPN 6 Kota Kupang, mulai dari ketersediaan sumber daya manusia hingga analisis, latar belakang sosial ekonomi orang tua peserta didik.

Lanjutnya, "pada umumnya orang tua tidak memiliki akses internet yang baik dan kepemilikan handphone adroid dan lain sebagainya, ditembah lagi dengan kemampuan IT guru SMP Negeri 6 Kota Kupang yang belum 100%, oleh karena itu, pilihan terbaik kami harus lakukan dan ini semacam pailot untuk kegiatan pembelajaran kedepan dengan sistim turun lapangan". Jelas Kepala Sekolah.

Dengan pertemuan ini guru harus turun secara langsung ke lapangan 2-3 jam untuk melakukan pembelajaran, yang ditekanka  adalah membangkitkan semangat dan motivasi belajar peserta didik, setelah sekian lama dia staknan dengan peristiwa covid-19. Tegas Kepala Sekolah.

Lanjut Kepala Sekolah,  karena sekian lama tidak perna ke lingkungan sekolah, secara psikologi membuat mereka motivasi belajar menurun, maka dari itu proses MPLS kemarin itu yang dilakukan selain sajian materi kita juga membangkitkan kembali motivasi belajar anak sehingga  mereka bisa kembali ke sekolah. Semua guru berkomitmen untuk memajukan pembelajaran jerak juah. Baik itu pembelajaran daring, luring ataukah kolaborasi antara daring dan luring nanti disepakati bersama dalam forum ini. Katanya.

Sambutan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang Drs. Dumuliahi Djami, M. Si yang membuka kegiatan tersebut di atas, ia mengajak seluruh guru-guru untuk bisa mengoperasikan komputer dengan baik, karena di erah sekarang wajip kita mengetahui. Hal baru ini dan sangat penting untuk diketahui. Jelasnya.

Kebijakan Dinas Pendidikan Kota Kupang mengikuti arahan kesepakatan 4 Menteri, kita tidak boleh masuk sekolah sesuai arahan menteri  bahwa yang zona merah, hitam, orens, kuning tidak boleh tatap muka di sekolah. Yang kita laksanakan adalah belajar jarak jauh, yang dimaksudkan pendidikan jarak jauh yaitu secara daring dan luring. Jelasnya.

Ia juga mendorong seluruh guru untuk jangan dibilang gaptek, harus berusaha kenapa orang lain bisa saya tidak bisa, harus belajar dulu, yang penting beli laptop baru tentunya pasti bisa. Jelas Dumuliahi Djami.

Penulis: Yulius Tamonob.

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama

Subscribe Us

Responsive Ad Slot