Strategi Langit Jabal Mart "Beli Makan Bayar Pakai Doa"

 

Berita-Cendana.com- Atambua,- Strategi yang digunakan oleh pemimpin Jabal Mart adalah strategi langit "Beli Makan Bayar Pakai Doa", pada masa pandemi ini banyak sedekah yang dilakukan oleh pengusaha muda ini.


Sasaran strategi langit itu pada anak-anak ojek, panti asuhan, gereja, Masjid. Semakin sedekah semakin rejeki yang datang, itu yang selama ini Jabal Mart laksanakan dan rasakan manfaatnya. 


Demikian disampaikan oleh Haji Fahmi Abdulah di Cafe Jabal Mart Atambua Pekan lalu dengan sejumlah awak media pada saat ngopi bareng.


Lanjut Fahmi, masa pandemi ini untuk para penjual sembako tidak terdampak karena pembeli makin meningkat. Strategi yang digunakan oleh pemimpin Jabal Mart strategi langit yaitu banyak sedekah " belanja makan bayar pakai doa, jadi apapun agama mu tolong doakan Jabal Mart ", ujar mantan Ketua HIPMI NTT itu.


Pengusaha muda sukses asal TTU Fahmi Abdulah kepada media bahwa Jabal Mart Group berinovasi, karena dulunya penjualan offline sekarang penjualan online, sistem bisa COD juga, ucapnya.


Menurut Fahmi Abdulahi bahwa di masa pandemi ini tentu belanja masyarakat tentunya menurun di bidang elektronik dan lain sebagainya, tetapi kalau di bidang sembako meningkat karena tiap hari pasti orang butuh makan.


Pada bulan Juli itu tepatnya dengan hari Bhayangkara kita bekerjasama dengan Polres TTU, dengan DP 0 persen sudah bisa mendapatkan rumah, Jabal Mart bekerja sama dengan Bank NTT, jadi disambut baik dan sudah ada empat orang yang mendaftarkan diri.


Targetnya pada tahun 2025, minimal JabalMart sudah ada di Pulau Timor ini, masih kurang itu di Kabupaten TTS dan Kabupaten Malaka. Jabal Mart berada di Atambua, Kefa dan Kupang tentunya tiap hari omset tamba naik karena banyak sedekah, jelasnya.


Tiga tipe Pengusaha, 1. Pengusaha by nasab, Pengusaha ini tentunya meneruskan bisnis orangtuanya. 2. Pengusaha by nasib, Pengusaha ini berusaha memulai dari dasar. 3. Pengusaha by design, pengusaha semacam ini, dari dasar sudah dibentuk mindsetnya untuk berusaha. Karena bangsa ini masih membutuhkan banyak pengusaha. Alasannya bahwa bangsa ini masih butuh banyak pengusaha karena pajak terbesar adalah pengusaha. Tutupnya.(YT).


2/Post a Comment/Comments

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Subscribe Us

Responsive Ad Slot