Dr. Fritz Fanggidae Hadiri Pertemuan Tokoh Lintas Agama dan Pendidikan

Berita-Cendana.com- Kupang,- Tujuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengundang Dr Fritz Fanggidae mengikuti pertemuan bersama tokoh lintas agama, tokoh pendidikan dan tokoh masyarakat di Istana Merdeka, Jakarta, Senin 30 Agustus 2021 siang.


Demikian disampaikan oleh Dr. Fritz Fanggidae di Aula lantai dua Sekretariat Partai Nasdem Kupang pada hari Rabu, 01/09/2021.


"Saya selaku perwakilan dari tokoh masyarakat NTT bersama 13 tokoh lainnya, termasuk Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Sekretaris Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah, Ketua Umum Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), Ketua Umum Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), Ketua Umum Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi), Ungkap Dr Fridz Fanggidae.


Menurut Fritz, pertemuan berlangsung selama dua jam, dimulai pukul 13.30 WIB. Jokowi didampingi Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) dan Menteri Sekretaris Kabinet (Menseskab).


"Dalam agenda pertemuan itu ada dua hal penting yang beliau sampaikan yaitu, Akselerasi Vaksinasi yang akan dilaksanakan berkaitan dengan penerapan (PPKM), dan Pemindahan Ibu Kota Negara ke Kalimantan Timur".


Lanjut Fritz, namun dalam pertemuan tersebut yang beliau tekankan ialah Penanganan dampak covid-19, jadi memang ada beberapa hal yang beliau meminta kepada tokoh-tokoh agama, dan tokoh masyarakat untuk membantu proses percepatan vaksinasi.


Maka dalam bulan September dan Oktober itu vaksin itu akan dilipat gandakan atau dipercepat, memang selama ini sudah berjalan namun karena vaksinasinya berkurang, tetapi dalam bulan ini vaksin akan masuk sekitar 70 juta unit vaksin, dan di bulan Oktober itu 80 juta unit vaksin sehingga proses penyebaran bisa di percepat, jelas Fritz.


Bapak Presiden Joko Widodo pun berharap pada Bapak Gubernur untuk mengarahkan kekuatan-kekuatan yang ada di dalam masyarakat untuk bisa terlibat dalam proses akselerasi vaksinasi ini, untuk itu diminta agar supaya pemerintah mengambil tindakan-tindakan cepat dalam kaitannya dengan menyiapkan tenaga-tenaga vaksinator yang akan terlibat dalam proses vaksinasi. 


Beliau juga meminta agar ketika vaksin itu sudah tiba, harus segera di proses secara cepat sehingga vaksin itu tidak tersimpan lama di gudang, sehingga proses penurunan (PPKM) bisa menurun, karena dengan menurunnya level (PPKM) maka proses ekonomi dan sosial pun bisa berjalan bagus, tutupnya. (AT).

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama

Subscribe Us

Responsive Ad Slot