Upaya Cegah Stunting LSM Peka Dispa Beri Penyuluhan Wanita Tani Desa Nunusunu

Berita-Cendana.com- Soe,- Melalui salah satu program kerjanya Lembaga Swadaya Masyarakat Peduli Kaum Disabilitas Perempuan dan Anak (LSM Peka Dispa) Timor Tengah Selatan (TTS), gelar penyuluhan terhadap wanita tani di Desa Nunusunu, Kecamatan Kualin, Kabupaten TTS, NTT.


Kepada media ini Selasa, (19/10/2021), Direktur LSM Peka Dispa, Fransiskus Tallan menyampaikan, "LSM Peka Dispa baru saja kita dirikan, SK Kemenkumhamnya di bulan Agustus kemarin dan Puji Tuhan hari ini kita melaksanakan kegiatan perdana di Desa Nunusunu, Kecamatan Kualin, tepatnya di kelompok wanita tani Manuke. Keberlangsungan kegiatan ini untuk mendukung program pemerintah dalam upaya penanganan stunting khususnya di lingkup kerja kita di Kabupaten TTS".


Upaya untuk menekan angka stunting dan mencegah kasus gizi buruk terhadap anak usia dini ini, dinilai paling efektif hanya dengan memanfaatkan tanaman hortikultura di pekarangan rumah seperti, sayur dan buah-buahan mampu dapat memberikan dampak positif terhadap asupan gizi bagi anak.


"Materi penyuluhan pencegahan stunting oleh LSM (Peka Dispa) terhadap wanita tani di Desa Nunusunu ini yaitu terkait peran serta ibu rumah tangga dalam membudidaya sayur- sayuran untuk pemenuhan asupan gizi bagi anak dengan memanfaatkan tanaman hortikultura di pekarangan rumah, dan materi berikutnya tentang teknik bertani dengan pola yang benar untuk dapat menghasilkan produksi sayuran yang bergizi," pungkas Frans.


Dengan demikian, mereka memiliki harapan yang tinggi agar semua pihak bersinergi dalam bermitra untuk menyukseskan semua program pemerintah dan pihak lain yang melihat kaum termarjinalkan di wilayah TTS untuk bisa menekan angka stunting yang saat ini cukup tinggi.


Sementara, ketua kelompok wanita tani Manuke; Eferlina A. Ta'ek dalam penyuluhan mengharapkan pendampingan yang lebih oleh semua pihak dalam hal ini pemerintah maupun swasta atau LSM untuk membantu mereka dalam hal pengetahuan tentang pertanian dan upaya penanganan gizi kepada anak.


"Kami berterima kasih kepada LSM Peka Dispa yang memberi hal baru kepada kelompok kami sehingga kami bisa mempraktekkannya dalam kehidupan sehari- hari. Kami memiliki keterbatasan yang banyak sehingga kami butuh pendampingan oleh semua pihak," ucapnya.


Penulis: (Jeck/TIM).

Editor: Maria Liliyanti Tae.

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama

Subscribe Us

Responsive Ad Slot