Kolam Ikan Desa Fatulunu Fisik 100 Persen di Atas Kertas, Faktanya Tidak

Berita-Cendana.com- Amanatun,- Pekerjaan Kolam Ikan Desa Fatulunu Tahun Anggaran 2019 dalam laporan pertanggungjawaban fisik 100 persen di atas kertas  dalam  (SPJ) tersebut namun sangat bertolak belakang dengan fakta di lapangan.


Demikian sumber yang layak terpercaya itu kepada tim media Berita-Cendana belum lama ini.


"Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Desa Fatulunu Kecamatan Amanatun Selatan tahun anggaran 2019 itu sangat bertolak belakang dengan fakta di lapangan, karena fakta membuktikan bahwa pekerjaan tersebut belum bisa katakan 50 persen apa lagi 100 persen, kami menilai bahwa SPJ 2019 itu fiktif. Itu sama sekali tidak benar," jelasnya.


Menurut Sumber terpercaya tersebut bahwa kenapa kalau kolam ikan tahun 2019 sudah 100 persen. Tetapi pada tahun 2021 ini masih ada pembangunan lanjutan di kolam Ikan yang ada, 100 persen itu dikemanakan sehingga harus kerjakan lagi pada tahun 2021, tegasnya.


Jangan sampai mereka hanya membuat laporan untuk tutup kekurangan, media ini menyampaikan bahwa kalau dalam LPJ kolam Ikan itu sudah 100 persen Pekerjaan, Sumber itu merasa kesal dan menangis dalam hati kalau ia mendengarkan LPJ seperti itu. Padahal kolam itu berada di depan mata mereka, bagaimana mereka tidak melihat dan tahu sejauh mana pekerjaan fisik  7 kolam Ikan tersebut, kesalnya.

Foto Kolam Ikan Desa Fatulunu pada 12 Agustus 2021.

Dalam LPJ 2019 menjelaskan bahwa fisik kolam Ikan tersebut sudah 100 persen Pekerjaan tesebut, namun tim media menghampiri kolam-kolam ikan sesuai gambar di atas, yang dipenuhi dengan rumput-rumput liar.


Berita sebelumnya di tayangan dengan Judul "DD 2018 Desa Fatulunu TTS, Pembangunan Rumah Tak Selesai," Selain itu juga tim media ini menemukan 7 bak ikan yang tidak dipergunakan sama sekali, padahal tempat galian bak ikan tersebut itu sebelumnya tumbuh sejumlah pohon kelapa dan sejumlah pohon pisang, tetapi dengan hadirnya alat berat membabat bersih demi membangun bak ikan tetapi kenyataannya bak ikan pun tidak selesai untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.


Tampak tumbuhnya rumput liar yang menghiasi bekas galian alat berat itu, sehingga media ini sempat mengambil video pendek pada bak ikan yang tanpa dipergunakan itu pada tanggal 12 Agustus 2021 lalu.


Selain itu juga salah satu peragakat Desa Fatulunu mengaku kalau sementara sudah turunkan bahan ke kolam Ikan tersebut untuk perbaiki namun hingga saat ini juga belum ada kejelasan pembangunan ataupun peningkatan kolam Ikan tersebut.


Lanjut perangkat Desa itu bahwa ia siap untuk bersama penjabat sementara (PJS) Desa Fatulunu untuk mendatangi kantor Berita-Cendana.com untuk memberikan hak jawab pada tanggal 27 Oktober 2021 namun hingga saat ini tidak pernah datang, sehingga media ini menduga bahwa ada penyalahgunaan kewenangan terhadap dana desa 2019.


Sumber terpercaya itu meminta Kejaksaan Negeri Soe untuk turun periksa fisik kolam Ikan tahun 2019 dan pembangunan Fisik lainnya seperti Pekerjaan rabat jalan sesuai LPJ Tahun 2019 sudah mencapai 100 persen tetapi belum terlihat 100 persen itu terletak di RT/RW berapa, jangan hanya membuat laporan fiktif untuk kepentingan orang tertentu tetapi kepentingan masyarakat diabaikan, (TIM).



0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama

Subscribe Us

Responsive Ad Slot