Bupati TTS Tinjau Lokasi Longsor, PUPR Diminta Bangun Jalan Darurat


Berita-Cendana.com - Kie,- Bupati Timor Tengah Selatan, Egusem Pieter Tahun ST., MM tinjau langsung ke lokasi tanah longsor di kolonakaf Desa Napi, Kecamatan Kie, Kabupaten TTS, Provinsi NTT. Bencana longsor tersebut membuat akses jalan Niki - Niki Oinlasi putus total, aktivitas barang dan jasa di wilayah tersebut tidak lancar, Selasa 24/01/2023.


Dalam kunjungan tersebut, Bupati TTS minta  Dinas PUPR untuk membangun jalan darurat agar arus transportasi lalu lintas kembali berjalan normal sebab jalan tersebut merupakan jalan penghubung 9 Kecamatan dan 78 Desa.


"Beberapa hari terakhir orang posting kasih saya ini video terkait pecahan, ya ini kondisinya, nah ini jalan satu-satunya ke Oinlasi tidak ada alternatif lain dan ke depan akan tetap diperbaiki," beber Bupati Epy. 


Lanjut Bupati Tahun, walaupun musiba longsor tersebut tidak memakan korban manusia namun warga yang melintas di minta untuk terus meningkatkan kewaspadaan sebab dikhawatirkan sewaktu-waktu akan terjadi longsor lanjutan karena sudah ada patahan, pintah Bupati Tahun.


Menurut Bupati Tahun, ia meminta Kadis BPBD, Kadis PUPR TTS, Kadis Sosial, Camat Kie dan Kades Napi untuk kerja sama merelokasi masyarakat kurang lebih 17 kepala keluarga (KK) yang rumahnya terkena bencana karena masyarakat sangat penting.


Usai memantau jalan rusak, Bupati TTS juga bertatap muka langsung dengan warga yang terkena dampak bencana alam juga meminta warga menyiapkan lahan baru untuk kegiatan relokasi berjalan sebab pemerintah akan segera membangun rumah darurat bagi masyarakat yang rumahnya terdampak bencana.


Epy Tahun juga mohon restu masyarakat untuk membuka saluran danau yang berada di tengah-tengah hunian warga tepatnya di pinggir jalan umum sebab sudah ada patahan di tepi  danau dikhawatirkan akan terjadi longsor berlanjut.


"Dalam diskusi tersebut, mayoritas warga menolak tawaran Bupati Tahun dengan alasan danau tersebut terbentuk secara alami dan memiliki karakteristik khusus secara turun-temurun sambil meminta waktu untuk melakukan ritual adat terlebih dahulu barulah pemerintah melakukan kegiatan," pintah mayoritas warga.


Tanggapan Bupati TTS, selaku Bupati juga memiliki disiplin ilmu di bidang teknik sehingga apapun terjadi dirinya tetap memberi solusi sesuai ilmu yang diakui negara.


"Saya selaku Bupati perlu menjelaskan bahwa saya sekolah teknik sehingga teori dan praktek harus sejalan tapi kalau bapak mama menolak ya kita pindah diskusi, saya selaku Bupati harus memberi solusi," jelas Tahun.


Selain itu, Camat Kie Alex Liu, SH kepada media ini mengatakan longsor tanpa hujan bersamaan dengan gempah di Maluku tanggal 10 Januari belum lama ini dan terus terjadi pergeseran tanah sampai saat ini, dirinya merasa gelisah karena 17 warga rumahnya ikut bergeser ke arah longsor, jelas Alex.


Lanjut Alex bahwa sebagai camat menghimbau kepada warga yang melintasi jalan tersebut agar terus waspada karena tanah terus bergeser.


Nampak Kapolsek Kie, Nario bersama Tim terus antusias mengawasi arus lalulintas yang tersendat akibat musibah longsor di lokasi patahan sepanjang lima ratus dua puluh meter dari arah Oinlasi ke Niki-Niki.


Tampak hadir mendampingi Bupati Tahun. kepala BPBD TTS, Yeri Nakamnanu, Kadis PUPR TTS, Martelens Liu, Kadis Sosial , Nikson Nomleni, Camat Kie, Alex Liu, Kapolsek Kie, Nario Kepala Desa Napi, Yutum Nombala dan kepala Desa Oenai Adoni Nautani. Kondisi jalan tersebut, kendaraan beroda 4 belum bisa melintasi hingga ada perbaikan nanti.(*).

0/Komentar/Komentar

Lebih baru Lebih lama

Responsive Ad Slot

Responsive Ad Slot